Tips Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Tips Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

 

Salah satu masalah yang kerap dialami pria yang sudah memiliki pasangan adalah ejakulasi dini. Ejakulasi dini sendiri ialah fenomena di mana seorang pria mengalami orgasme terlalu cepat setelah mengalami stimulasi penis yang minimal. Ejakulasi dini ini bykanlah suatu hal yang perlu ditakutkan, karena meski hal ini dapat terjadi pada siapa saja tanpa mengenal umur, penyakit ini bisa disembuhkan karena banyak cara untuk mengatasinya yang bisa ditempuh.

Sebenarnya sulit untuk mengindikasi apakah seorang pria mengalami ejakulasi dini atau tidak. Hal ini karena tidak standar waktu yang ideal terjadinya ejakulasi saat melakukan hubungan seksual. Setiap pasangan memiliki waktu yang berbeda-beda untuk mencapai kepuasannya dalam melakukan hubungan intim. Namun, rata-rata pria mengalami ejakulasi pada rentang waktu lima hingga tujuh menit saat melakukan hubungan seksual. Jika pria melakukannya lebih cepat dari waktu tersebut, maka ada kemungkinan bahwa pria tersebut terindikasi mengalami masalah ejakulasi dini.

Mengikuti informasi di internet, ketika seorang pria mengalami rangsangan secara seksual, maka sebuah sinyal akan diberikan dari otak ke organ reproduksi pria yang menyebabkan seorang pria mengalami ejakulasi. Proses ejakulasi ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu :

  1. Tahapan pertama yaitu emisi. Tahapan emisi ini yaitu ketika sperma berpindah dari testis ke prostat untuk dicampur dengan cairan mani. Nantinya campuran sperma dan cairan mani tersebut akan dipindahkan kebagian bawah penis pria melalui saluran yang bernama vas deferens.
  2. Tahapan kedua yaitu pengeluaran, tahapan pengeluaran Ini biasa terjadi pada pria yang sedang mengalami orgasme. Pada tahapan ini, otot bagian bawah penis akan berkontraksi dan membuat campuran sperma dan mani tersebut keluar dari penis pria.

Saat campuran cairan tersebut keluar dari penis pria, maka pria akan berhenti mengalami ereksi. Walaupun begitu, seorang pria bisa mengalami ejakulasi tanpa mengalami ereksi.

Ada dua faktor yang dapat menyebabkan seorang pria mengalami salah ejakulasi dini, kedua faktor tersebut ialah faktor psikologi dan faktor fisik. Faktor-faktor ini yang menjadi alas an utama mengapa seorang pria mengalami ejakulsai dini. Pada faktor psikologi, seseoran dapat mengalami masalah ejakulasi dini jika berada pada kondisi stress, depresi, atau cemas. Selanjutnya pada faktor fisik, ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami ejakulasi dini, yaitu berupa gangguan hormon tiroid, gangguan prostat, gangguan reflek, serta gangguan hormon lainnya.

Ejakulasi ini tentu saja bisa untuk diatasi. Salah satu cara mengatasi ejakulasi ini adalah dengan teknik perilaku. Berikut penjelasan mengenai teknik perilaku.

Salah satu tips bagi Anda yang ingin mengatasi ejakulasi dini adalah dengan teknik perilaku. Anda dapat melakukan hal-hal sederhana sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangan. Berikut cara yang dapat Anda contoh sebagai langkah pencegahan ejakulasi dini :

  1. Sebaiknya Anda melakukan masturbasi setidaknya satu hingga dua jam sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangan. Melakukan masturbasi sebelum bercinta dapat menunda terjadinya ejakulasi dini.
  2. Jika sudah merasa ingin ejakulasi, pria dapat berhenti sejenak dan mengalihkan perhatian agar tidak buru-buru ejakulasi. Cara ini dimaksud untuk menghalau ejakulasi dini.
  3. Selanjutnya satu cara yang simple yang dapat Anda lakukan yaitu dengan menggunakan kondom yang tebal. Penggunaan kondom yang tebal dapat membuat pria terhindar dari ejakulasi dini.
  4. Langkah selanjutnya yang dapat Anda tiru adalah menekan area perineum. Area perineum merupakan area yang terletak antara anus dan kantong zakar atau skrotum. Jika pria merasa ingin melakukan ejakulasi, ia dapat menekan area ini untuk melakukan penundaan.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan